Pages

Muqaddimah

Assalamualaikum dan selamat datang ke blog areMaL. Blog ini adalah merupakan blog sendirian berhad. Segala yang tercatat dalam blog ini adalah hak pemilik blog kecuali diberitahu. Jika terdapat kesalahan fakta, kesalahfahaman isu atau yang berkaitan dengannya sila hubungi terus blogmaster :D

Perjalanan ini akan terhenti sekejap di lampu isyarat, dan akan diteruskan apabila lampunya bertukar HIJAU. Bersabarlah sekejap menunggu warna HIJAU itu, sementara warna MERAH dan KUNING silih berganti. Tapi ingat enjin jangan dimatikan!" TGNA

Jika Allah swt tidak menolongmu apa-apa yang kamu hendak, Nescaya tidak mungkin makhluk dapat menolongmu,Jika Dia tidak menunjukkanmu pada setiap jalan, Nescaya sesatlahmu sekalipun pakar yang menunjukkannya.
www.flickr.com
areMaL's items Go to areMaL's photostream

16 October 2010

Hati Yang Hidup dan Hati Yang Mati

Hati adalah sebuah medan peperangan antara tentera ruh atau karakter-karakter spiritual serta berbagai temperamen yang terpuji, di satu sisi, dan tentara nafsu atau karakter-karakter nafsu dan berbagai temperamen tercela, di sisi yang lain. Jika hati jatuh ke dalam pengendalian nafsu dan sifat sifatnya, maka hati menjadi mati, sedangkan jika hati terisi dengan sifat sifat spiritual dan kemanusiaan, hati akan hidup, dan seseorang yang memiliki hati demikian disebut shahib al qalb (yang memiliki hati) dan dikenal sebagai orang yang berhati (ahl al qalb).

Kebanyakan hati manusia berada dalam keadaan fluktuasi antara hati yang mati dan hati yang hidup, walaupun sebagian besar lebih cenderung ke arah hati yang mati, sementara hanya sedikit jumlahnya yang cenderung ke arah hati yang hidup.


Wahai hati, duduklah dengan orang yang mengenal hatinya;
Pergilah ke bawah pohon yang memiliki bunga bunga segar.


Ketika seseorang bertanya kepada Junaid bilamana hati benar benar berisi, dia menjawab, "Apabila hatinya itu adalah hati yang sebenarnya".

No comments:

Related Posts Plugin for WordPress, Blogger...